Basmallah
EduMuslim.org
Pilih: Indonesian  English  
Berlangganan Edumuslim
Wallpaper
EduMuslim Publish
EduMuslim Melangkah Mengenggam Peradaban
copy paste kode dibawah ini untuk memasang link edumuslim.org
LeftHit Indonesia
Add to Google
Add to My Yahoo!
feed atom EduMuslim
feed RSS 0.91 EduMuslim
feed RSS 1.0 EduMuslim
feed RSS 2.0 EduMuslim
feed OPML EduMuslim


Organisasi / Referensi
Home » Gerbang-Cahaya » Lihat Artikel
Kumpulan kisah tentang mereka yang baru saja bertemu Cahaya

Islam di Timur Membangun Peradaban

13-07-2009 20:51:51 WIB Oleh : Admin
Dilihat: 1007 kali
900-an Masjid telah dibangun dan tersebar di Irian. Ribuan penduduk asli dimandikan, diajari berpakaian, dikhitan kemudian dituntun mengucapkan Dua kalimat syahadat. [untuk selengkapnya]

Berdakwah di antara Babi dan Koteka

13-07-2009 11:10:37 WIB Oleh : Admin
Dilihat: 993 kali
Mengenalkan pakaian memang proses awal yang susah. Mula-mula ketika dikenalkan celana kolor, mereka tertawa. Namun ketika mereka memakainya semakin lama semakin enjoy, malah akhirnya malu melepaskannya. Muslimahmuslimah mualaf ini pun tidak kalah semangatnya dalam ber-Islam, merekapun merasa senang dengan bulatan busana yang menutupi aurat, tidak nampak keengganan diwajah mereka sedikitpun. [untuk selengkapnya]

(Resensi) HIKARI NO MICHI – JALAN CAHAYA KAMI

05-06-2009 16:14:37 WIB Oleh : Lia Octavia
Dilihat: 686 kali
Kami adalah orang-orang yang sangat beruntung di muka bumi ini. Karena kami adalah orang-orang yang mendapat petunjuk dan hidayah dari-Nya, Sang Maha Cinta. Cahaya Di Atas Cahaya. Kami, yang semula hidup dengan dalam kegelapan duniawi, mendapatkan kesempatan kedua, untuk menjalani hidup baru. Hidup menelusuri jalan cahaya, jalan-Nya yang lurus. Cinta kami pada-Nya takkan pernah berkesudahan. [untuk selengkapnya]

Felix Yanwar Siauw Dengan Islam Hidup Jadi Terarah

24-04-2009 21:28:33 WIB Oleh : Nidia zuraya - Republika
Dilihat: 396 kali
Percaya Tuhan, tapi tidak beragama, begitulah kira-kira gambaran kehidupan spiritual yang sempat dijalaninya selama kurun waktu lima tahun. Selama itu pula, ia hidup dengan bayang-bayang tiga pertanyaan besar. Yakni, setelah mati manusia mau ke mana, untuk apa manusia diciptakan di dunia, dan dari mana asal mulanya alam semesta tercipta. [untuk selengkapnya]

Cinta, Jangan Kau Pergi!

10-03-2009 23:50:59 WIB Oleh : Lia Octavia
Dilihat: 578 kali
Hanya rumah reot, tempat Yam dan anak-anaknya bernaung sekarang, satu-satunya peninggalan suaminya. Dan tentu saja, ayah mertuanya, pada siapa Yam melihat wajah suaminya terpeta di wajah orang tua itu setiap saat Yam memandangnya.  Dan hati Yam yang selalu tercabik hingga serpihan-serpihannya tidak lagi meneteskan darah. Ayah mertua yang selalu mengingatkan Yam pada suaminya.  [untuk selengkapnya]
    Halaman ke:   [1] 2 3 4   
Basmallah