Kalender Hijriyah bulan Februari 2024


Edumuslim.org - Bagi umat islam mengetahui tanggal atau kalender Hijriyah sangat penting hal ini dikarenakan banyak amalan-amalan yang berkaitan dengan hari dan tanggal tertentu menurut hitungan bulan hijriah. Seperti puasa sunnah dan yang lainnya.

Pada artikel ini edumuslim.org akan menjelaskan tentang kalender islam bulan februari 2024 dan amalan-amalan sunnah yang terjadi pada bulan tersebut. Seperti yang terjadi pada bulan Januari 2024. Simak artikelnya pada link ini: kalender Islam Bulan Januari 2024.

Merujuk pada ketetapan kalender Resmi Hijriah 1445 H tahun 2024 M terbitan Bimas Islam Kementerian Agama RI, bulan Rajab berlangsung selama 29 hari. Dimulai sejak hari Sabtu 13 Januari 2024 dan berakhir pada Sabtu 10 Februari 2024. Dilanjutkan tanggal 1 bulan Syaban dari tanggal 14 Februari 2024 sampai tanggal 11 bulan Maret 2024. Berikut ini kalender Islam yang berlangsung selama bulan Februari 2024 dan amalan puasa Sunnahnya.


  • 1 Februari 2024 - 20 Rajab 1445 H
  • 2 Februari 2024 - 21 Rajab 1445 H
  • 3 Februari 2024 - 22 Rajab 1445 H
  • 4 Februari 2024 - 23 Rajab 1445 H
  • 5 Februari 2024 - 24 Rajab 1445 H
  • 6 Februari 2024 - 25 Rajab 1445 H
  • 7 Februari 2024 - 26 Rajab 1445 H
  • 8 Februari 2024 - 27 Rajab 1445 H
  • 9 Februari 2024 - 28 Rajab 1445 H
  • 10 Februari 2024 - 29 Rajab 1445 H
  • 11 Februari 2024 - 1 Sya'ban 1445 H
  • 12 Februari 2024 - 2 Sya'ban 1445 H
  • 13 Februari 2024 - 3 Sya'ban 1445 H
  • 14 Februari 2024 - 4 Sya'ban 1445 H
  • 15 Februari 2024 - 5 Sya'ban 1445 H
  • 16 Februari 2024 - 6 Sya'ban 1445 H
  • 17 Februari 2024 - 7 Sya'ban 1445 H
  • 18 Februari 2024 - 8 Sya'ban 1445 H
  • 19 Februari 2024 - 9 Sya'ban 1445 H
  • 20 February 2024 - 10 Sya'ban 1445 H
  • 21 February 2024 - 11 Sya'ban 1445 H
  • 22 February 2024 - 12 Sya'ban 1445 H
  • 23 February 2024 - 13 Sya'ban 1445 H
  • 24 February 2024 - 14 Sya'ban 1445 H
  • 25 February 2024 - 15 Sya'ban 1445 H
  • 26 February 2024 - 16 Sya'ban 1445 H
  • 27 February 2024 - 17 Sya'ban 1445 H
  • 28 February 2024 - 18 Sya'ban 1445 H
  • 29 February 2024 - 19 Sya'ban 1445 H

Amalan dan Ibadah Sunnah Bulan Februari 2024 M


Ada beberapa hari dimana umat Islam dianjurkan mengamalkan ibadah sunnah pada bulan Februari 2024, berikut ini beberapa amalan ibadah sunnah selama bulan Februari berdasarkan kalender resmi 1445 Hijriah terbitan Kemenag.

1. Puasa Senin Kamis


Puasa ini dikerjakan pada setiap hari senin dan kamis. Cara Melaksanakan puasa senin kamis tidak ada bedanya dengan puasa-puasa sunnah lainnya. Diawali dengan makan sahur sebelum terbit fajar dan menahan diri dari makan, minum dan segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa hingga terbenam matahari. Mengenai keutamaan puasa senin kamis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

“Pintu surga dibuka pada hari Senin dan kamis. Setiap hamba yang tidak berbuat syirik pada Allah sedikit pun akan diampuni (pada hari tersebut) kecuali seseorang yang memiliki percekcokan (permusuhan) antara dirinya dan saudaranya. Nanti akan dikatakan pada mereka, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai, akhirkan urusan mereka sampai mereka berdua berdamai.” (HR. Muslim no. 2565).

Maka jika dihitung jumlah hari senin dan kamis selama bulan Februari terdapat 9 hari. Artinya ada 9 kali umat islam dianjurkan puasa sunnah Senin Kamis selama bulan Februari 1445 H.

2. Puasa Sunnah Rajab


Telah dijelaskan sebelumnya bahwa tidak ada dalil khusus puasa sunnah bulan rajab, syaikh Utsaimin berkata:

 كل هذا لا أصل له، بالنسبة لصيام رجب كغيره من الأيام لا يخت بصوم ولا تختص لياليه بقيام

"Semua ini (amalan-amalan bulan rajab) tidak ada dasarnya sama sekali, mengenai puasa rajab maka hukumnya sama dengan puasa sunnah lainnya tanpa ada kekhususan baik itu dalam hal puasa maupun shalat malam."

Sebagai tambahan dari fatwa tarjih Muhammadiyah juga memutuskan bahwa:

"Puasa di bulan Rajab secara khusus artinya fadlilah pahala puasa di bulan Rajab tidak ada kecuali bulan Rajab itu merupakan salah satu dari bulan haram (ASYHURUL HURUM), yakni bulan Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharram dan Rajab. Jadi anjuran memperbanyak puasa di bulan Rajab tidak ada dalil yang khusus, demikian pula dianjurkannya puasa tiga hari di bulan Rajab juga bukan anjuran khusus, tetapi termasuk anjuran umum melakukan puasa setiap bulannya tiga hari yang disebut Ayyamul Bidh."


3. Amalan Bulan Sya'ban


Pada bulan Sya'ban umat dianjurkan memperbanyak amal ibadah sebagai bekal persiapan memasuki bulan Ramadhan hal ini dikarenakan kebanyakan manusia lalai dari beramal Sholih di bulan Sya'ban. Salah satu diantaranya adalah memperbanyak puasa sunnah tanpa mengkhususkan hari tertentu.

Mengenai puasa bulan Sya'ban Rasulullah Saw bersabda, Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ

“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terbiasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

Sekali lagi anjuran memperbanyak puasa sunnah pada bulan Sya'ban bersifat umum selama bulan Sya'ban masih ada. Tidak dibenarkan mengkhususkan hari tertentu untuk berpuasa di bulan Sya'ban.


4. Puasa Ayyamul Bidh (Hari Putih)


Apa itu puasa ayyamul bidh? Ayyamul bidh artinya adalah hari-hari putih. Mengapa dinamakan demikian karena pada hari-hari itu bertepatan dengan pertengahan bulan hijriah yaitu tanggal 13, 14 dan 15, dimana cahaya bulan purnama terang benderang memancarkan cahaya berwarna putih bersih. 

Dalil puasa Ayyamul Bidh


Selain dinamakan puasa ayyamul bidh puasa ini juga biasa disebut puasa 3 hari setiap bulan Hijriyah.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1178)

Dalil lainnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)

Kapan Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan?


Mengacu pada Kalender Resmi Hijriyah terbitan Kemenag, maka ayyamul bidh bulan Februari jatuh pada hari Jum'at, Sabtu dan Ahad tanggal:

  • 23 February - 13 Sya'ban 1445 H
  • 24 February - 14 Sya'ban 1445 H
  • 25 February - 15 Sya'ban 1445 H

Demikian kalender islam yang jatuh pada bulan Februari 2024 beserta panduan ibadah sunnah yang dianjurkan pada bulan itu. Semoga bermanfaat.

Sumber: edumuslim.org

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama