Artinya al-khaliq

Edumuslim.org - Setiap muslim tentu tahu apa itu Asmaul Husna. Sederhananya Asmaul Husna adalah kumpulan nama-nama Allah yang baik yang termuat di dalam Al-Qur'an. Terdapat 99 nama yang apabila berdoa dengan salah satunya Allah kabulkan.

Asmaul Husna terdiri dari dua kata yaitu asma bentuk plural dari kata ismun yang berarti nama-nama. Sedangkan alhusna adalah sifat dari kata asma yang berarti yang baik. Maka jika digabungkan pemaknaannya Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang baik.

Dari 99 yang termuat di dalam Al-Qur'an salah satu diantaranya adalah Al khaliq. Apa itu Al-Khaliq dan karakter positif apa yang bisa kita teladani dari nama ini? Berikut penjelasannya.

Arti dan Makna al-Khaliq

          
Secara etimologi al-Khaliq berasal dari kata "khalq" atau "khalaqa" berarti mengukur atau memperhalus. kemudian, maknanya adalah menciptakan tanpa contohnya. kata Khalaqa dalam berbagai bentuk bentuknya memberi pernekanan tentang kehebatan dan kebesaran Allah swt dalam ciptaan-nya. Ciptaannya seperti bumi, matahari, bintang, binatang, manusia,jin, malaikat, dan segala yang ada didalam ini. Allah swt berfirman dalam surat As-Sajdah ayat 7 yang berbunyi:

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ۖ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنْسَانِ مِنْ طِينٍ

Arti ayat: Allah lah yang menjadikan semua ciptaan-Nya itu baik. Allah lah yang memulai penciptaan manusia dari tanah. 

Tafsiran ayat: Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya) kalau dibaca khalaqahu berarti fi'il madhi yang berkedudukan sebagai sifat. Apabila dibaca khalqahu berarti sebagai badal isytimal (dan yang memulai penciptaan manusia) yakni Nabi Adam (dari tanah).

2. Karakter yang Dapat Diteladani dari sifat al-Khaliq


Ada dua karakter penting yang dapat diteladani oleh seorang muslim dari sifat Allah yang bernama Al-Khaliq. 

a. Mendorong manusia memiliki daya kreatifitas dan berfikir kritis

Orang-orang yang kreatif biasanya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sebagai rasa wujud syukur atas diberinya nikmat berupa kelengkapan anggota tubuh dan akal yang dapat digunakan untuk berfikir.Berfikir membawa banyak bermanfaat bagi kita dalam menghadapi kehidupan sehari-hari,mencari solusi masalah kehidupan.Hal ini dimuat dalam surat Az-A=Zumar ayat 5 yang berbunyi 

خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِالْحَقِّۚ يُكَوِّرُ الَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى الَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَۗ كُلٌّ يَّجْرِيْ لِاَجَلٍ مُّسَمًّىۗ اَلَا هُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفَّارُ

Arti ayat: "Allah telah menciptakan langit dan bumi beserta tatanannya yang permanen. Allah menggilirkan malam pada siang dan menggilirkan siang pada malam. Allah menundukkan matahari dan bulan bagi kepentingan manusia. Semuanya berjalan sampai masa tertentu. Wahai manusia, ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa lagi Maha Pengampun."

Penafsiran ayat

(Dia menciptakan langit dan bumi dengan -tujuan- yang benar) lafal Bilhaqqi berta'alluq kepada lafal Khalaqa (Dia menutupkan) yakni memasukkan (malam atas siang) sehingga waktu malam bertambah. (dan menutupkan siang) memasukkannya (atas malam) sehingga waktu siang bertambah (dan Dia menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan) pada garis edarnya (hingga waktu yang ditentukan) yakni hari kiamat. (Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa) Yang Maha Menang atas semua perkara-Nya dan Yang Maha Membalas terhadap musuh-musuh-Nya (lagi Maha Pengampun) kepada kekasih-kekasih-Nya.

b. Mampu Memanfaatkan Sumber Daya Alam Secara Maksimal

Allah swt telah menciptakan langit dan bumi untuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut maka harus dimanfaatkan dengan benar tidak merusaknya.

3. Pengaruh Beriman kepada nama Al Khaliq dan Al Khallaq


1. Nama Allah Al Khaliq menunjukkan kepada sifat-sifat Allah yang lain seperti Al Hayah (hidup),  Al Qudrah (mampu), Al Ilmu (mengetahui).

2. Mengharuskan kita mengimani keesaanNya.  Allah hanya satu. Sebagaimana Allah satu-satunya yang menciptakan maka Allah juga lah satu-satunya yang berhak untuk disembah.

3. Semakin Cinta kepada Allah. Karena Allah yang menciptakan kita,  sekaligus menyediakan apa-apa yang kita butuhkan.

Semoga Allah ta’ala memberikan taufik kepada kita semua, aamiin.

Disalin dari kitab: Mukhtashor Kitab Walillahil Asmaul Husna karya: Syaikh Abdul Aziz bin Nashir Al Jalil.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama